Senin, 20 April 2009

Helping My Mum
For a few days,my mother have been feeling run down.My Father told her to rest,as she was not well,but she kept doing the housework as usual.
Yesterday,when she woke up,her whole body was aching,She woke my Father up and told him that she had a fever.My Father gave her some medicine to subdue her fever and told her to stay in bed.
My Mother fell sick because she worked too hard.She usually wakes up early in the morning to prepare our breakfast,goes to the nearby market and clean the house.She also cooks the food for us.In the evening,she often helps me with my homework.She usually can take a rest only late of night.
While my mother was sick,I learned to do some household chores.I swept the floor,cookedthe rice and even fried eggs.I felt tired after doing these chores and understood what my mother had to do everyday.
When my mother finally recoveredI helped her with the household chores so that she would have enough time to rest and I loved so much with My Mother.
My Nice Experience
My Nice Experience


One day when I was at Elementary School I was walking from school.I saw a man coming out of a shop.The man was carrying a lot of things.He was walking toward his car.Suddenly something fell from his pocket.I saw it,but the man didn’t.I ran and picked up the thing.It was a wallet.
“Sir,you dropped your wallet,”I called.The man stopped and turned round.”You dropped your wallet”,I repeated.Here It is.It fell from your pocket when you were walking.I gave him the wallet.
“Oh,thank you very much”,The man said.
“It’s all right”,I answered.The man opened the wallet and took out some money.”Here this is for you,”he said.I refused saying “I don’t want the money sir,I just wanted to help you”.The man smiled and said,”All right,I am not going to give you any money,but please let me take you home.”All right”,I said and got into the car.In the car we talked about my school,my hobies,atc.I was telling him about my friends when we arrived.”This is my house,”I said.”Won’t you come in?”The man went with me into the house.He met my parents and told them what happened.
My Parents were very proud of me.

Sabtu, 14 Maret 2009

KITA BISA KOK JADI ANAK GENIUS!!!

A

syiknya jadi anak pintar.Langganan ranking satu,masuk kelas akselerasi atau juara lomba computer atau sains.Eits tapi siapa bilang kita enggak bias seperti mereka.Bisa kok!

Kita biasa menyebut mereka genius.Anak-anak superpintar yang bisa menang loma olimpiade.Uuugh,bikin iri.Eh,tapi jangan asal panggil mereka anak genius.Dalam ilmu psikologi dan dunia pendidikan,mereka biasa dipanggil anak berbakat alias gifted child.

“Istilah genius terlalu berlebihan.Genius itu berarti dia berhasil menciptakan karya yang diakui oleh manusia,seperti Einstein,”kata psikolog pendidikan,Dr.Reni Akbar-Hawandi.Anak genius itu pasti berbakat,tetapi anak berbakat itu belum tentu jenius.Jadi lebih aman kalau kita pakai istilah anak berbakat daripada genius.Karena genius itu Cuma digunakan untuk mereka yang benar-benar luar biasa pintar

Berbakat belum tentu genius

Walau enggak ber-IQ super,kita bisa banget jadi anak berbakat dan inovatif.Pokoknya sudah canggih banget degh!

Siapa yang berbakat?

Lalu apa sih yang bikin seseorang tergolong anak berbakat ?Paling kelihatan yah dari IQnya.Taruhan degh,kita sering menilai seseorang pintar atau enggak dari IQ-nya,kan?Tapi aturan lama!Zaman sekarang penilaian itu ga cumin IQ.Menurut Prof.Joe Renzulli,psikologi pendidikan asal Amerika Serikat,seseorang dikatakan berbakat kalau mempunyai nilai di atas standar pada 3 macam karakteristik,yaitu kemampuan umum,komitmen tugas,dan kreativitas..Kemampuan umu yang dimaksudkan disini antara lain adalah daya tangkap,kemampuan numeric (matematika).dan wawasan kita.Ini akan langsung ketahuan dari nilai IQ kita.Komitmen tugas adalah perasaan senang saat kita sedang menyelesaikan suatu pekerjaan.Ini biasanya kelihatan dari perjuangan keras,dan keuletan kita.Pantang menyerah gitulah.Ada lagi cirri lain anak berbakat.Suka tantangan!Mereka juga mandiri dan enggak takut mengambil risiko.”Kriteria ini termasuk dalam kreativitas”.

Anak berbakat sudah biasa mengatur sendiri tempo belajarnya.Mereka enggak perlu diingatkan lagi.Adanya inisiatif dan kemandirian tinggi membuat mereka terampil mengatur jadwalnya tanpa harus dibantu orang lain.Soalnya,banyak diantara kita yang baru belajar kalau disuruh ortu.Duh,hebat banget ga?Kayaknya hidup anak berbakat asyik banget degh!Eh,taapi enggak juga lho!

Problem anak berbakat

“Semakin tinggi IQ seorang anak,ia akan merasa semakin beda”.seperti yang dikutip oleh seorang psikolog Bu Reni Hawadi.Anak berbakat punya kebutuhan yang berbeda dibandingkan dengan anak lain seusianya.Contoh,mereka cepat banget menangkap ilmu yang diajarkan sehingga gampang kesal kalau menghadapi orang yang enggak sepintar dia.Kemampuan bahasa mereka yang biasanya diatas rata-rata juga sering membuat mereka mendominasi pembicaraan dan sulit mendengarkan orang lain.

Persoalan-persoalan yang dihadapi anak berbakat biasanya seputar dunia pergaulan.Kenapa ya?Sebab perkembangan pikiran mereka lebih maju dibandingkan dengan perkembangan emosi.Sering terjadi anak berbakat justru dianggap aneh oleh orang lain.Anggapan ini muncul karena cara berpikir mereka yang terlalu kreatif.Mereka sering melontarkan ide-ide nyeleneh yang dianggap aneh bagi banyak orang.Atau istilahnya garing banget.Mereka juga sering diperlakukan beda oleh teman-temannya.Hidup anak berbakat memang akan semakin susah apalagi kalau orang sekitarnya enggak bisa memahami dia.Di Indonesia sendiri,fasilitas untuk mereka masih belum memadai.

Jadi anak berbakat

Sebenarnya darimana datangnya anak berbakat?Ada dua factor.Pertama,factor turunan keluaraga.Orangtua yang pintar kemungkinan besar akan melahirkan anak-anak yang pintar juga.Faktor kedua adalah lingkungan.Ini berjalan sepanjang kehidupan kita.Kita mendapatkannnya dari pola asuh orangtua,teman-teman,dan benda-benda disekitar kita.Kebanyakan anak berbakat dibesarkan dalam lingkungan yang mendukung potensinya.Anak berbakat akan semakin berkembang kalau orangtuanya mendukung kegiatan mereka.Dan juga fasilitas di rumah.Kalau menaikkan IQ memang sulit,minimal IQ kita 100.Ini adalah patokan IQ normal.kalau syarat ini terpenuhi,kita kembangkan kemampuan lain,yaitu kreativitas dan komitmen tugas.Keberhasilan malah tergantung pada dua aspek ini lho?enggak percaya?Lihat saja kisah orang sukses.Enggak ada yang ngomongin IQ.Mereka lebih menekankan kerja keras dan panjang akal,”Kerja keras,mandiri,pantang menyerah,kritis,kreatif,senang menyerap ilmu baru,dan berani ambil risiko adalah beberapa sifat penting yang harus dikembangkan supaya bisa sehebat anak berbakat.Jangan Cuma gigit jari dan iri melihat mereka.Di dalam diri kita tersimpan potensi yang siap untuk dikembangkan.Sekarang pertanyaannya “apakah kita mau mengeluarkannya?”

Even if you have doubts about the extent of your giftedness,you really bring your talents to life if you will embrace your drive to become serve,create,archieve and contribute.

Tips jadi anak berbakat

  1. Temukan potensi:Anak berbakat makin bersinar karena mereka sadar minat dan berusaha mengembangkannya,sementara kadang kita kebingungan dengan segala hal yang terlihat menarik.Pengin Les Bahasa Inggris,Jepanh,Piano,dsb.Wajar banget,”Tapi temukan hal yang benar-benar menarik perhatian.Ini kelihatan dari jumlah waktu dan tenaga yang sering dikeluarkan,”Coba perhatikan aktivitas mana yang paling disukai dan sangat kita nimati.Lalu dalami kegiatan ini.
  2. Pantang menyerah:Hidup enggak selalu mulus.Ada hal-hal yang bikin kita kesusahan,seperti kesulitan dalam memahami Pelajaran Kimia atao matematika.Disinilah keteguhan kita diuji.Anak berbakat enggak mudah meyerah.Sifat ini bagus banget buat dicontek.Kalau kta kesulitan,coba cari bantuan dari buku,Internet atau apapun.Bisa juga dengan Tanya teman.Pokoknya usaha dulu !!!Jadikan kesulitan itu sebagai tantangan yang mebangkitkan semangat!

  1. Berani mandiri:Jangan sering tergantung sama orang lain.Enggak usah,nunggu disuruh orangtua belajar.Kalau bisa mengerjakan suatu hal sendiri,hindari merepotkan orang lain.Contohlah anak berbakat yang berusaha mengerjakan segala sesuatu sendiritanpa harus bergantung orang lain.

  1. Berpikir Kreatif:Jangan takut mengembangkan ide-ide kita yang rada gil.Kreatif juga berarti kita terbuka pada hal-hal baru yang berbeda.Jadilah orang yang selalu ingin tahu pada hal-hal barudisekitar kita.Mainkan imajinasi kita dan rasakan nimatnya hidup!!!

Senin, 09 Maret 2009

Epigon apa yah???

Epigon apa yah?

Mudaers,akhir-akhir ini banyak kita saksikan tayangan-tayangan sinetron di Indonesia yang mirip banget dengan tayangan sinetron atau film serial televise bernuansa oriental,ala Korea atau Taiwan.Tidak hanya itu,berbagai judul buku baru yang mengekor gaya buku-buku best seller juga enggak mau ketinggalan pada bisnis yang cukup menjanjikan ini.Tak ayal,para pengekor pun dijuluki sebagai epigon.

Tetapi sebenarnya apa sih epigon itu???

Secara etimologi epigon berasal dari bahasa latin epigonos,lalu epigignestai yang arti nya terlahir kemudian.Dalam dunia penulisan,orang yang meniru-niru gaya tulisan seorang penulis penulis lazim disebut epigon.

Menurut kamus besar bahasa Indonesia,epigon adalah orang yang tidak memiliki gagasan baru dan hanya mengikuti jejak pemikir atau seniman yang mendahuluinya.

Epigon memang telah mewarnai dan ikut ambil bagian dalam proses kreatif penciptaan sebuah karya dari para penulis.Bagi seorang penulis,menjadi epigon adalah sebuah proses belajar.Mereka butuh observasi,referensi,inspirasi dan ,logika,atau pun imajinasi untuk menghasilkan karya baru.

Aneka bentuk Epigon

Epigon,apaan tuh???Mungkin abu2ers pernah pas lagi jalan-jalan ke toko buku,dan dari sekian banyak deretan buku itu,Mudaers ngerasa,”Lho kok buku ini mirip sama yang pernah aku baca ya?”Tetapi ternyata beda!”

Epigon tidak hanya terjadi dalam dunia perbukuan,tetapi juga perfilman.Ketika salah satu stasiun televise sukses dengan sebuah genre film atau reality show,maka berlomba-lombalah stasiun-stasiun televise lain yang mengikutinya.Misalnya saja audisi pencarian bakat ,film tentang siksa kubur,atau reality show yang mengungkap kehidupan pribadi seseorang.

Mudaers tahu tentang film Superman karya Jerry Shiegel dan Shuster itu khan?Pada tahun 1974 muncul film berjudul Rama Superman Indonesia karya sutradara Frans Totok Ars,yang ceritanya juga seputar hero.Dan yang masih hangat-hangatnya dibicarakan yaitu ketika Andrea Hirata muncul dengantetralogi “Laskar Pelangi” yang disebut-sebut sebagai Most Powerfull Book 2008,ada sebuah novel lain dengan sampul depan,style,dan font yang mirip dengan Laskar Pelangi.Novel yang berjudul “Rumah Pelangi”yang diterbitkan oleh salah satu penerbit di Solo itu bercerita tentang memoar seorang guru ditengah basis kaum komunis.Sepintas sampul depannya mirip,entah pa maksudnya .Namun semoga saja itu tidak dimaksudkan agar para pembeli tertipu dengan sampul Laskar Pelangi.

Bagaimanakah peranan penerbit dalam hal ini?Semangat industri kapitalisme tak pelak mempengaruhi munculnya epigon-epigon.Mungkin itu memang hak prerogative penerbit untuk membuat sampul depan suatu buku mirip dengan buku best seller terdahulu .Namun bagaimana tanggung jawab moralnya ya??

Epigon boleh nggak seeh???

Meniru adalah hal yang lazim dilakukan oleh manusia.Bahkan sejak masih bayi,kita sudah melakukan aktivitas meniru.Sampai sekarang pun kita masih suka meniru orang-orang yang kita anggap hebat.

Tetapi yang harus kita ingat,meniru itu berbeda dengan menjiplak.Jadi sebenarnya boleh gak seeh epigon itu??Apakah salah apabila kita meniru gaya bahasa Andrea Hirata yang scientific dan penuh metafora,atau gaya bercerita yang imajinatif milik J.K Rowling??

Maybe No Maybe Yes,….

Menjadi epigon salah kalu kita sekadar meniru,bahkan menjiplak karya yang sudah terlebih dahulu sukses .Seseorang yang mengepigoni suatu karya karena ingin terkenal,tidak mungkin bias.Namun menjadi epigon itu tidak salah kalau kita tak sekadar meniru tersebut sebagai alat untuk menemukan cirri khas kita.Epigon semacam inilah yang disebut epigon kreatif.

Tunjukin Kreatifitasmu!!!

Kalaupun kita seorang epigonis,kita bias kok jadi epigonis yang kreatif.Gimana caranya??Just check out beberapa tips dibawah ini!!

  1. Jangan meniru secara keseluruhan,kamumjuga tunjukin cirri khas kamu.
  2. Enggak perlu malu buat jadi trendcenter,asal yang positif2 aja
  3. Jangan jadi plagiator
  4. Cari referensi sebanyak-banyaknya biar kamu tidak terpengaruh,hanya pada satu karya saja.
  5. Berani mengeksplorasi diri kamu lebih dalam lagi
  6. Kalau sedang berkreasi jangan mikir masalah financial,hasilnya enggak optimal lho!!
  7. Mulai berkreasi dari hal-hal yang kecil ataupun sepele
  8. Minder?Ke laut aja deegh!!

Dipetik dari Kompas Muda edisi Jum’at 6 Maret 2008 (thankz for tim muda SMAN1 WATES JOGJAKARTA)

Perpustakaan = enggak gaul????

Perpustakaan = enggak gaul??

Hari gini ada apa seeh di perpus skul???Kayaknya enggak ada yang penting di perpus school,…Tinggal klik google semua langsung tersedia,….

Perpus????udah bukunya jadul,lay outnya ga menarik,dilarang ngobrol lagi.Kalau saja enggak ada tugas yang memaksa kita masuk perpus,males banget ya???

Kayaknya hampir pasti kalau sebagian Mudaers bakalan menjawab dengan “penolakan”yang sama saat ditanya komentarnya soal Perpus .Lokasi yang mestinya bias jadi tempat nongkrongnya Mudaers di sekolah,dijauhi karena kondisinya yang nyaris ketinggalan zaman.

Perpus ibarat “penyakit”.Sejak zaman dulu,perpus identik sebagai salah satu tempat di sekolah yang amat dihindari para Mudaers.Kalupun ada yang demen masuk perpus,bias dibilang orangnya itu melulu.Enggak jarang pula,geng perpus itu disebut sebagai kelompok enggak gaul.

Inget khan sosok Rangga di film “Ada apa dengan cinta ?”yang diperankan Nicholas Saputra?Cowok asosial yang enggak punya temen itu hobi menyendiri,demen membenamkan diri diantara buku –buku di perpus.

Jadi kesannya,perpus = enggak gaul.

Kalau,dibandingin sama kantin,pastilah perpus kalah popular.Biarpun kantin pasti bikin kantong terkuras,tapi tetep aja banyak mudaers yang lebih milih nongkrong di kantin ketimbang perpus.

Tugas Guru

Untungnya,masih ada alasan yang bikin mudaers mampir ke perpus,misalnya saat pelajaran kosong.Salah satu temen kta yaitu Arini ,katanya “kalo lagi ada jam kosong,aku suka iseng baca majalah atau buku tahunan.Kalau ke kantin takut enggak bias berhenti jajan,..”

Perkembangan terbaru,selain sebagai gudang ilmu dan informasi,belakangan ini perpus juga jadi tempat ngaso para siswa.Terutama buat Mudaers yang sekolahnya mengaplikasikan program Moving Class.

Dari puisi sampai novel

Lazimnya di perpus itu ada buku-buku pelajaran kayak IPA,IPS,Matematika,Fisika,dsb.Terus ada juga novel-novel karya pengarang Indonesia mulai dari Mira.W sampai Motinggo Busye.Ada juga buku-buku kumpulan puisi sampai Koran dan majalah.

Memang seeh di sebagian perpus koleksi bukunya seringkali terbatas,baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.Ini sering menjadi kendala yang bikin Mudaers malas ke perpus.

Kenapa bias begitu?Alasan umum adalah keterbatasan dana yang menjadi kendala pengadaan buku-buku berkualitas untuk perpus sekolah.Ini dikatakan oleh salah satu guru sma negeri yang mengurus perpustakaan.”Dalam setahun hanya ada penambahan 20 judul baru,”katanya.

Jadi enggak heran kalau banyak sekolah yang mewajibkan menyumbangkan bukunya di akhir semester.Tujuannnya jelas,demi menambah koleksi perpustakaan biar minat siswa mengunjungi perpus meningkat.

Sebenarnya sih,minimnya koleksi perpus enggak perlu bikin kita langsung bete.Soalnya mulai tahun ajaran 2008 lalu,banyak sekolah yang sudah menyediakan computer yang terkoneksi dengan jaringan internet di perpus.Adanya computer bias bikin acara ke perpus jadi nikmat .Tentu saja asal internetnya enggak dipakai buat buka-buka facebook sama friendster doing!.

Yang lebih asyik lagi,ruangan perpus beberapa sekolah di sma negeri Jakarta sudah dibikin nyaman dengan pendingin udara dan lantai berkarpet.Dan adanya peraturan baru yaitu enggak lagi dilarang ngobrol.

Itulah beberapa jurus menarik Mudaers buat dating ke Perpus.

Sejarah Perpustakaan

Perpustakaan berasal dari kata pustaka yang menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia karangan WJ Purwadarminta artinya buku.Sementara perpustakaan artinya kumpulan buku,bacaan,dsb.

Dalam bahasa Inggris,library (perpustakaan)berasal dari Bahasa Romawi,librarium yang terdiri dari kata liber berarti buku dan armarium yang artinya almari.Jika dilihat dari asal katanya librarium,lemari yang didalamnya terdapat buku-buku.Menurut The Oxford English Dictionary,kata perpustakaan atau library mulai digunakan dalam Bahasa Inggris pada 1374.Artinya,sebuah tempat dimana buku-buku diatur untuk dibaca,dipelajari,dan dipakai sebagai bahan rujukan.

Pengertian perpustakaan ini pada abad ke -19 berkembang menjadi suatu gedung ,ruangan,atau sejumlah ruangan yang berisi koleksi buku yang dipelihara dengan baik dan dapat digunakan oleh masyarakat tertentu.

Pada tahun 1970,The American Library Association menggunakan istilah perpustakaan untuk suatu pengertian yang luas,termasuk pusat media,pusat ajar,pusat rujukan,dll.

Dalam pengertian terbaru disebutkan,perpustakaan adalah salah satu sarana bahan pustaka dan mempunyai fungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan,teknologi dan kebudayaan yang berfungsi mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjunjung pelaksanaan pembangunan nasional.

Kamis, 05 Maret 2009

Ke Perpustakaan Sekolah yuuuk!!!

erpustakaan mempunyai peran yang sangat penting dalam memajukan pendidikan suatu sekolah, institute, dan suatu negeri. Perpustakaan merupakan khazanah ilmu atau gudang ilmu, karena di sanalah ilmu-ilmu yang sudah ditulis dalam bentuk buku, jurnal, majalah dan Koran dikumpulkan. Kalau dibuat perumpamaan- ibarat tubuh manusia- maka perpustakaan adalah ibarat kepala atau otak. Maka perpustakaan adalah otak bagi suatu sekolah atau bagi suatu universitas.

Perpustakaan juga mempunyai peranan penting dalam menumbuhkan kegemaran membaca masyarakat- reading society. Pemerintah dan masyarakat Indonesia sejak dulu berusaha keras untuk memajukan peradaban sosial melalui gerakan gemar membaca. Ini terwujud dalam pendirian banyak perpustakaan di berbagai tempat. Setiap orang mengenal bahwa ada beberapa jenis perpustakaan seperti; perpustakaan nasional, perpustakaan daerah, perpustakaan umum, perpustakaan universitas, perpustakaan sekolah, perpustakaan mesjid, perpustakaan anak jalanan sampai kepada perpustakaan mini atau perpustakaan keluarga.

Sungguh hati akan senang melihat kebisaaan membaca masyarakat, seperti yang direpresentasikan oleh masyarakat Jepang dan masyarakat dari Negara maju -di Singapura, Eropa dan Amerika-, yang menjadikan kegiatan membaca sebagai kebutuhan mereka, sama halnya dengan kebutuhan makan, minum atau terhadap sandang, pangan dan papan. Orang Indonesia pasti senang mendengar cerita tentang kebisaaan membaca orang-orang dari Negara maju tersebut, yang mana mengisi waktu senggang mereka- sambil menunggu mobil atau sambil bergelantungan dalam mobil masih asyik membaca buku.

Membaca agaknya juga sudah menjadi kesenangan bagi sebahagian orang kita, misalnya mereka membaca Koran sambil menikmati sarapan pagi. Namun membaca mungkin belum menjadi kebutuhan, kecuali hanya bagi segelintir orang saja- dan bagi orang secara umum, mereka membaca hanya sekedar pengisi waktu senggang saja.

Di daerah perkotaan ada tempat membaca yang rilek dan orang menyebutnya dengan taman bacaan. Bisaanya taman bacaan menjadi tempat mangkalnya anak-anak sekolah yang membolos saat jam PBM (proses belajar mengajara) di sekolah. Mereka datang ke sini untuk membaca komik silat atau untuk menyewa novel-novel porno. Pemilik taman bacaan memungut uang sewa untuk komik dan novel porno tersebut- kalau tidak ada novel porno maka tentu taman bacaan ini tidak pernah laku.

Sebagian siswa yang membolos- sebagai dorongan libido usia remaja- terbisaa merobek halaman novel yang berbau porno atau mencuri novel porno tersebut untuk dibahas- berbagi cerita seks- bersama teman sebaya di sekolah. Tetapi- dahulu- bila ketahuan oleh guru di sekolah maka mereka pasti akan diproses atau berurusan dengan guru. Karena ada kesepakatan bahwa sekolah harus bebas dari pornoaksi dan pornografi.

Beberapa tahun lalu, perpustakaan sekolah, perpustakan umum dan perpustakaan daerah, dan sebagainya, masih merupakan tempat favorite untuk dikunjungi oleh pembacanya. Tempat ini menjadi pilihan utama bagi pelajar, mahasiswa, pengunjung umum dan orang-orang yang punya selera intelektual. Pemerintah merespon kebutuhan membaca mereka dengan menyediakan bermacam-macam bentuk dan judul bacaan untuk memenuhi kebutuhan kognitif, emosional dan spiritual pembaca. Mereka- pengunjung perpustakaan- juga tahu bahwa perpustakaan adalah tempat yang khidmat setelah tempat beribadah (mesjid) sehingga mereka sepakat untuk menjaga ketenangan- no speaking area- di dalam perpustakaan. Berbicaralah seperlunya agar pembaca yang lain tidak merasa terusik.

Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan ICT (information communication technology) begitu pesat. Setiap orang sekarang sangat familiar dengan beberapa produk teknologi informatika. Sekaligus telah menambah kosakata mereka seperti computer, laptop, hand phone, voucher, internet, virus, hacker, dan lain- lain yang telah menambah kosakata mereka sebagai masyarakat modern. Namun sekarang kalau kita pergi ke lorong-lorong taman bacaan yang dulu pernah ramai sebagai tempat favorite untuk membaca novel porno dan komik silat, bagi siswa yang melarikan diri dari kebosanan di sekolah, kini telah menjadi sepi. Yang tinggal hanyalah komik silat dan novel porno yang sudah berdebu karena tidak disentuh lagi oleh pembacanya.

Perpustakaan kini sedang mengalami nasib yang sama dengan taman bacaan- menjadi tempat yang sepi atau mati suri, ditinggalkan oleh pengunjungnya, kecuali yang terlihat adalah penjaga pustaka yang selalu menguap, mengantuk dan bosan karena kekurangan pekerjaan. Perpustakaan sekolah- pada banyak sekolah- kehilangan daya tarik. Kecuali menjadi tempat asylum -tempat singgah atau mengusir siswa pemalas dalam membuat PR agar bisa menyelesai PR di sana. Maka timbulah citra bagi mereka bahwa perpustakaan adalah sebagai penjara sekolah atau tempat rehabilitasi mental.

Perpustakaan daerah atau perpustakaan umum-yang ada pada beberapa kota kecil yang didanai moleh pemerintah- juga cendrung sepi dengan pengunjung, atau lonceng kematian sudah bergema di sana. Bagaimana dengan perpustakaan fakultas atau perpustakaan universitas ? Pada beberapa universitas atau fakultas yang lupa mengurus perpustakaan juga dapat ditemui sudah tidak rapi lagi, tidak ada tambahan koleksi baru dan buku-buku usang hampir beserakan, karena pustakawan sudah segan/ malas untuk bekerja.

Kalau begitu fenomen yang terjadi, maka perpustakaan sekarang telah menjadi tempat yang kehilangan daya tarik untuk dikunjungi. Mengapa ? Karena pengunjung perpustakaan telah memilih internet- warnet (warung internet) sebagai tempat yang menarik. Kehasdiran internet diserbu ramai-ramai. Sementara pengunjung taman bacaan- siswa yang membolos dari sekolah- mungkin memilih tempat bermain- play station- dan juga mencari game di warnet sebagai tempat pelarian dari sekolah yang mereka namai sebagai penjara.

Terus terang bahwa perpustakaan dengan koleksi buku yang lengkap tetap lebih bermanfaat dan berkualitas dari pada internet. Sebab tidak semua tulisan yang ada dalam internet yang berkualitas- di upload oleh doctor dan professor. Sekarang siapa saja- mahasiswa, murid SD dan sampai kepada anak ingusan- bisa menulis catatan harian, sampai kepada artikel dengan kupasan yang enteng dapat mereka simpan- upload- ke dalam situs internet. Atau mereka sendiri bisa membuat website sendiri menggunakan fitur multiply, wordpress, blogspot, dan lain-lain. Pengguna internet yang kurang selektif bisa terjebak dan menggunakan tulisan yang kurang berkualitas- tulisan anak ingusan- sebagai referensi tulisan ilmiah mereka.

Lebih Parah lagi, kehadiran warung internet dengan box berdinding tinggi telah memberi kesempatan bagi pengguna internet- termasuk yang ingusan/ baru akil balig sampai kepada pengguna internet puber ke dua- untuk melakukan cuci mata atau zina mata, mengakses situs porno- gambar porno dan tube porno yang tersedia dengan gratis dalam koleksi film atau clip yang berlimpah ruah. Pengguna internet dengan berbekal flasdisk, yang dicolokkan ke dalam CPU, bisa mendownload clip porno yang sangat ampuh untuk memanjakan libido mereka, merusak akhlak dan menyuburkan generasi amoral dan membutakan mata bathin/ spiritual bangsa Indonesia ini.

Perpustakaan megah yang dibiarkan sepi oleh pengunjung telah memberikan dampak negatf. Buku-buku berkualitas jelas bakal tidak akan tersentuh. Tersus terang bahwa perpustakaan tetap mempunyai peran dalam menjaga minat baca masyarakat, andai tidak berfungsi lagi, tentu bisa keilangan peran- banyak masyarakat akan buta ilmu pengeahuan yang dalam. Mereka akan tidak tahu lagi dengan judul-judul buku best seller, tidak kenal penulis favorite di Indonesia dan di dunia. Ada kalanya mereka juga akan punya problema dengan penulisan proposal, skripsi, tesis dan disertasi- kesulitan mencari buku referensi. .

Ada langkah tepat bagi penanggungjawab perpustakaan dan untuk mencegah agar tidak segera datangnya lonceng kematian bagi perpustakaan, yaitu melengkapi perpustakaan dengan sarana internet- menggabungkan internet dengan perpustakaan, untuk maju memang butuh biaya. Ini adalah cara yang tepat untuk menghidupkan perpustakaan. Dengan demikian pengunjung perpustakaan bisa mengases internet sebagai sarana untuk mencari informasi. Sekaligus mereka tentu akan menyentuh, membolak-balik dan membaca jurnal, majalah, Koran, dan buku-buku lain. Maka dengan cara begini minat baca masyarakat tetap terjaga. Mencegah agar perpustakaan tidak mati suri, ditinggalkan oleh pengunjung memang perlu alternative dan fikiran yang serius. Kini semua orang bertanggungjawab untuk menggerakan dan mengaktifan fungsi pustaka. Ini semua mempunyai tujuan untuk mencerdasan manusia- seluruh bangsa indonesia

Sabtu, 28 Februari 2009

Sejarah Dewi Narcissus

Kata narsis sebenarnya diambil dari mitologi Yunani tentang seorang cowok bernama Narcissus. Dikisahkan ada seorang cowok sangat ganteng bernama Narcissus. Dia adalah anak dari dewa sungai Cephissus dan peri Liriope. Ya ngga heran ya, gabungan antara dewa dan peri hasilnya pasti ganteng banget.
Karena ganteng, jelas banyak banget cewek-cewek jatuh cinta kepada Narcissus. Sayang, ngga ada satu pun yang menarik perhatiannya. Salah satu cewek yang jatuh cinta kepada Narcissus adalah Echo. Cewek ini benar-benar jatuh cinta hingga dia rela mengejar Narcissus sampai ke gunung dan terus menguntit kemana pun Narcissus pergi. Lama-lama cowok ini sadar juga dia punya pengikut. Ketika Echo bilang kalau dia suka kepadanya, Narcissus menolaknya.
Echo sedih banget. Cewek ini segera sembunyi di tengah hutan yang sepi. Tubuh Echo makin lama makin menghilang hingga yang terdengar cuma suaranya.

Melihat kesedihan Echo, dewi Nemesis berniat memberikan pelajaran buat Narcissus. Dia menghukum Narcissus agar dia jatuh cinta kepada dirinya sendiri. Kejadian deh…suatu hari Narcissus sedang berjalan dan tanpa sengaja dia melihat ke sungai Styx. Narcissus kaget banget melihat ada wajah seseorang yang begitu ganteng. Sekali melihat, Narcissus langsung jatuh cinta. Dia tidak beranjak sedikit pun. Cowok ini terus saja menatapi wajahnya sendiri sampai dia mencoba mencium bayangannya sendiri. Ia lalu kecebur sungai dan meninggal. Dewa-dewa lain menemukan mayatnya dan mengubahnya menjadi bunga yang di sebut bunga Narcissus